Jakarta – Denda overstay di Arab Saudi jadi salah satu alasan tertundanya kepulangan Habib Rizieq Syihab ke Indonesia. FPI siap melakukan penggalangan dana dengan satu kondisi tertentu.

Overstay Habib Rizieq Syihab pertama kali diungkapkan Dubes RI untuk Arab Saudi Agus Maftuh Abegebriel. Maftuh berbicara soal overstay dalam konteks menjawab pernyataan eks juru bicara Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Dahnil Anzar Simanjuntak, soal portal penghalang kepulangan Habib Rizieq.

“Pertama, karena overstay. Cara penyelesaian ya bayar denda overstay sekitar 15 sampai dengan 30 ribu riyal. Rp 110 juta per orang,” kata Maftuh saat dimintai konfirmasi detikcom, Rabu (10/7/2019).

Maftuh menjelaskan pembayaran denda merupakan prosedur lumrah bagi seseorang yang overstay di Arab Saudi. Ada puluhan WNI lainnya yang overstay.

“Ada skema ‘pulang gratis’ sebenarnya, yaitu mengikuti program ‘Amnesti Massal’ Kerajaan Arab Saudi. Tetapi kami belum tahu kapan program amnesti ini akan dibuka oleh KSA,” sambungnya.

Di luar persoalan overstay itu, kata Maftuh, ada masalah lain yang membuat seseorang di Saudi tidak bisa kembali ke negaranya. Hal itu berkaitan dengan persoalan hukum.

Pengacara Habib Rizieq Syihab, Sugito Atmo Prawiro, meluruskan perihal overstay Habib Rizieq.

 

 

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *