Jakarta – Polisi melakukan adegan reka ulang kasus pembunuhan yang menewaskan Hilarius Ladja (31) di Kawasan Pantai Ancol, Jakarta Utara. Total terdapat 18 adegan yang diperagakan kedua pelaku, Jadri Pelamonia (27) dan Alfredo Arnando Huwae(30).

Adegan itu dilakukan tepat di Pantai Beachpool, Ancol, tepatnya di area tempat duduk beton yang berada di pinggir pantai. Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Budhi Herdi Susianto mengatakan ke-18 itu dilakukan mulai dari pelaku tiba di Pantai Ancol hingga melakukan aksinya.

“Dalam kesempatan ini kami melakukan 18 adegan, dari mulai adegan kedatangan para tersangka ataupun para korban dan teman-temannya sampai dengan adegan selesai setelah korban ditusuk kemudian dipindahkan ke pinggir jalan dan kemudian ditinggalkan,” ujar Budhi di lokasi, Jumat (12/7/2019).

Berdasarkan reka ulang, awalnya pelaku tiba di Pantai Ancol dengan menggunakan sepeda motor. Kemudian mereka langsung ke area tempat duduk dan melakukan perbincangan dengan ke-7 orang temannya yang sudah berada di lokasi.

Mereka berbincang sambil meminum minuman keras yang telah dibawa oleh beberapa orang di antara mereka. Di tengah perbincangan salah satu pelaku Alfredo Arnandi pun tersinggung dengan ucapan Hilarius. Sampai akhirnya ia merencanakan aksi pembunuhan dengan Jadri Pelamonia

Setelah Alfredo memberikan sinyal, Jadri yang sudah membawa pisau pun langsung melakukan aksinya. Penusukan terjadi di adegan ke-13. Jadri melakukan tusukan pertama di bagian perut Hilarius.

Sempat ada perlawanan, Jadri kembali melakukan penusukan ke bagian tubuh lainnya sampai 9 kali. Pelaku lalu membuang korban di pinggir jalan. Setelah itu, kedua pelaku melarikan diri. Sementara enam orang lainnya sudah kabur terlebih dahulu.

“Pada di adegan 13-14 ada peran dari aktor intelektual Alfredo di mana dia menyuruh melakukan kepada pelaku untuk melakukan penusukan terhadap korban,” ucap Budhi.

Budhi berharap rekonstruksi ini dapat memperkuat keterangan fakta di pengadilan nanti. Dengan begitu, pengadilan jelasnya mudah menyelesaikan kasus pembunuhan yang telah terjadi.

“Jadi makin membuat terang perkara ini, makin membuat terang proses pidana yang terjadi, sehingga mudah mudahan dengan dilaksanakannya rekontruksi ini nanti majelis hakim maupun jaksa penuntut yang akan menyidangkan ada gambaran dengan jelas,” jelasnya.

Sebelumnya Hilarius Ladja (31) ditemukan tewas pada Minggu (30/6) di kawasan pantai Ancol, Jakarta Utara. Hilarius tewas dengan 9 luka tusukan di badannya. Kedua pelaku pun berhasil ditangkap pada Jumat (5/7). Polisi menyebut, penusukan terjadi saat korban dan para pelaku merayakan pesta ulang tahun anak salah satu pelaku sambil minum minuman keras.
(eva/imk)

 

 

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *