Jakarta – Milenial khususnya kaum hypebeast kini punya cara tersendiri untuk investasi. Mereka meraup untung lewat investasi sneakers. Seperti apa tren investasi sneakers ini?

Investasi sneakers kini banyak dilirik oleh para pecinta sneakers. Selain memang cinta dan mengoleksi sneakers, mendapatkan keuntungan yang berlipat menjadi alasan kaum hypebeast berinvestasi melalui sneakers.

Riset yang dilakukan MyVoucherCodes (sebuah situs kupon diskon di Inggris), mengungkapkan, beberapa sneakers harganya bisa jauh lebih mahal dari emas. Dalam surveinya, MyVouchesCodes menganalisa 50 pasang sneakers yang dirilis setahun terakhir pada 2018. Berdasarkan survei tersebut diketahui, beberapa sneakers nilai jualnya jadi 60 kali lebih mahal dari harga awal. Salah satunya adalah sneakers Nike SB Dunk Low Reese Forbes Denims yang saat pertamakali dirilis pada 2002 harganya US$ 65 atau sekitar Rp 900 ribuan dan kini harganya mencapai US$ 4.000 atau sekitar Rp 56 juta.

Nilai mahal sebuah sneakers ini tergantung dari permintaan dan penawaran yang ada di pasar. Seperti dikutip dari Huffington Post, Dr Delz, kreator dari chanel YouTube The Sneaker Addict, mengungkapkan semakin tinggi permintaan akan sebuah sneakers namun jumlah barang yang tersedia di pasaran sedikit, akan semakin besar juga penawaran atau harga dari sneakers tersebut.

Mendadak Kaya Lewat Investasi SneakersNike SB Dunk Low Reese Forbes Denims. Foto: Istimewa

Rare atau langka menjadi kata kunci nilai jual sebuah sneakers. Semakin langka sneakers itu di pasaran makan nilai jualnya bisa semakin tinggi.

Merasakan untung dari menjual sneakers langka ini dirasakan oleh Mochamad Arsyadham Lazuardi atau akrab disapa Syadham. Pria yang berusia 20 tahun ini merupakan seorang sneakershead atau kolektor sneakers.

“Waktu itu sneakers pertama saya itu Adidas Yeezy Black Pirate yang dulu itu booming banget. Awalnya keluar itu kalau nggak salah Turtle Black. Mulai booming banget, kalau harga ritelnya itu sekitar Rp 3 juta. Sampai akhirnya saking boomingnya sekarang Rp 20 juta untuk Black Pirate ini,” kata Syadham saat ditemui oleh Wolipop di Senayan City, Jakarta Pusat, Selasa (10/9/2019).

Mendadak Kaya Lewat Investasi SneakersSneaker Adidas Yeezy Black Pirate. Foto: Istimewa

Syadham yang merupakan salah satu pendiri dari acara Indonesia Sneakers Yes ini mengamini bahwa sebuah sneakers akan menjadi mahal dan bisa menjadi sebuah investasi ketika barang yang tersedia di pasaran langka, namun permintaan tinggi. Dia mencontohkan sneakers kolaborasi Kanye West dan Adidas, Yeezy.

“Jadi karena memang stocknya sedikit, kalau Yeezy kan gak dijual di storenya Adidas, cuman dijual di toko ritelnya aja. Nah, jadi emang gitu sih yang bikin dia mahal itu karena rare-nya. Soalnya banyak banget sepatu yang lebih nyaman dan harganya di bawah itu,” ucap Syadham.

Mendadak Kaya Lewat Investasi SneakersM. Refzu Fadhangi dan Mochamad Arsyadham Lazuardi, penggagas event Indonesia Sneaker Yes. Foto: Gresnia Arela/Wolipop

Mahasiswa berusia 20 tahun ini pun sudah merasakan cuan atau untung dari hasil investasi sneakers. Keuntungan inilah yang membuatnya ketagihan untuk membeli sneakers yang langka, yang tentunya selain untuk dipakainya sendiri juga dijual kembali.

Salah satu kisah cuan dari investasi sneakers yang dirasakan Syadham adalah saat dia membeli sneakers Yeezy Kanye West. Saat itu dia membeli sneakers Yeezy dari orang yang sedang butuh uang sehingga harga jualnya hanya Rp 3,3 juta.

“Waktu itu zaman SMA kelas dua kalau gak salah, terus gue jual ke teman dengan harga Rp 8 juta. Kalau gue kan konsumen juga dan nyari-nyari sneakers, karena itu mahal juga. Memang banyak orang yang nyari dan tergantung brandnya, demand and supplynya. Jadi banyak orang nyari dan toko ritel juga naikin harganya,” tutur Syadham.

Keuntungan dari investasi sneakers ini juga dirasakan oleh Leslie Liando pemilik toko Hyepbeast Stuff di Gandaria City. Leslie mengatakan pada dasarnya para kolektor sneakers membeli sepatu bukan untuk investasi, melainkan karena memang menyukai sepatu tersebut. Jika pada akhirnya sneakers yang dibeli menghasilkan, itu menjadi bonus.

Mendadak Kaya Lewat Investasi SneakersLeslie Liando pemilik toko Hyepbeast Stuff. Foto: Gresnia/Detikcom

Leslie mengatakan dia pernah menjual sneakers Air Jordan Colorways (sneakers yang dulunya juga dipakai pebasket Michael Jordan) seharga Rp 15 juta. Padahal dulunya sneakers tersebut dibelinya hanya dengan harga Rp 2 juta.

“Beberapa kolaborasi Nike sama Offwhite juga, jenis itu yang gue simpen dan ada value,” kata pria yang sudah jadi kolektor sneakers sejak 13 tahun lalu itu saat ditemui di Gandaria City, Jakarta, baru-baru ini.

Leslie menambahkan, saat membeli sneakers, sebagai seorang kolektor, dia sebenarnya tidak terlalu melihat nilai dari sebuah sepatu. “Yang penting kita suka dan cocok dipakai ya esensi beli sneakers itu seperti itu, bukan yang mikirin harganya naik atau nggak? Tapi orang sekarang ini banyak yang mengarah ke sana. Misalnya sepatu Travis Scott harga baru keluar Rp 15 juta, sekarang sudah diangka Rp 30 jutaan,” ungkapnya.

Simak Video “Eksklusif! Jolene Marie Menuju Miss International dan Cara Atasi Bully
[Gambas:Video 20detik]
(eny/eny)

 

 

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *